hujan dini hari

 

hujan begitu deras

makin dalam menusuk dadaku

tiap tetesnya menguap jadi kabut

warnanya abu-abu gelap

menyelimuti titik hitam di rongga dada

kelam, makin kelam

 

akulah si jalang itu

jalang dari segala jalang

tak pernah mau dipapah

seakan tak kenal lelah

berkata hingga berdarah

kini lemah

lelah

memerah darah

 

mosaik tak berpola

hanya deras laksana hujan

tanpa tahu akan ke mana

mungkin ke selokan

mungkin membasahi dedaunan

tapi toh tetap saja menuju ke laut

tanpa tahu akan terdampar di mana

 

laut itu makin jauh makin tenang

makin sepi

sepi…sekali.

 

120111.01.07

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.